Nurkholis Madjid

Penggantian Paspor

Proses penggantian paspor tahun ini jauh lebih sederhana dibandingkan tahun 2014 lalu. Berhubung paspor saya sudah akan expired kurang dari 6 bulan lagi, beberapa hari lalu saya menyempatkan diri untuk mengganti paspor.

Permohonan

Permohonan penggantian paspor diajukan melalui web Antrian Direktorat Jenderal Imigrasi. Karena belum memiliki akun pada web tersebut, saya harus registrasi terlebih dahulu. Proses registrasinya sangat mudah, hanya dengan mengisi form registrasi, kemudian konfirmasi email, selesai.

Web Antrian Direktorat Jenderal ImigrasiWeb Antrian Direktorat Jenderal Imigrasi

Setelah login, pilih kantor imigrasi terdekat untuk buat permohonan. Kemudian pilih tanggal, waktu (siang atau pagi), dan jumlah pemohon. Saya pilih Kantor Imigrasi Jakarta Selatan karena dekat dengan kantor saya, tanggal yang bisa dipilih paling cepat satu pekan dari waktu permohonan (bervariasi untuk setiap Kantor Imigrasi), dan saya pilih waktu pagi. Selanjutnya isi nama dan NIK (Nomor Induk Kependudukan) sesuai KTP. Setelah itu, saya mendapatkan kode antrian berupa QR-code yang harus ditunjukkan pada saat penggantian paspor di kantor imigrasi. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk penggantian paspor hanyalah e-KTP dan paspor asli, masing-masing dengan fotokopi dengan ukuran A4 (jangan digunting!).

Penggantian

Penggantian paspor dilakukan di kantor imigrasi pada waktu dan tanggal yang sesuai dengan permohonan yang telah dibuat. Ketika sampai, saya langsung diarahkan ke lantai 2 oleh petugas keamanan. Di lantai 2, saya masuk ke antrian untuk mendapatkan nomor antrian (hmm… 🤔). Pada saat saya mendapatkan giliran, petugas memeriksa kelengkapan dokumen yang saya bawa, scan QR-code untuk mencetak nomor antrian, kemudian mempersilakan saya untuk menunggu nomor antrian saya dipanggil melalui pengeras suara.

Sebenarnya waktu yang ditunjukkan pada permohonan untuk waktu pagi adalah pukul 09.01 - 10.00, namun ternyata pelayanan sudah dimulai sejak pukul 08.00. Saya datang pukul 08.13 dan mendapatkan nomor antrian 3-044, urutan 44 untuk proses penggantian paspor (kode 3). Lebih pagi lebih baik! Pada saat itu antrian yang baru saja dipanggil adalah nomor 3-006. Tadinya saya pikir saya harus menunggu berjam-jam, namun ternyata hanya sekitar 45 menit nomor antrian saya sudah dipanggil.

Saya masuk ke dalam ruangan dan menuju ke loket sesuai panggilan. Proses di dalam cukup cepat, tidak sampai 10 menit sudah selesai. Hanya wawancara secara kasual, pengambilan sidik jari, foto, kemudian tanda tangan. Setelah itu saya mendapatkan Lembar Bukti Pengantar Pembayaran yang di dalamnya terdapat nomor permohonan dan nomor kode bayar. Pembayaran biaya penggantian paspor sejumlah Rp. 355.000,- dapat dilakukan melalui ATM Bank Mandiri, BNI, BRI, atau BCA, atau melalui teller bank BRI yang ada di lantai 1. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran karena dibutuhkan ketika pengambilan paspor. Selanjutnya paspor baru akan dapat diambil dalam waktu 5 hari kerja terhitung sejak pembayaran, jadi lebih baik membayar pada saat itu juga.

WAGS Kanim Jakarta SelatanWAGS Kanim Jakarta Selatan

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menyediakan layanan Whatsapp Gateway Service (WAGS) untuk memeriksa status permohonan penggantian paspor. Cukup dengan mengirimkan pesan berisi nomor permohonan, maka WAGS akan mengirimkan pesan balasan yang berisi status permohonan penggantian paspor. Sehari sebelum saya dapat mengambil paspor baru (hari kerja ke-4 setelah proses permohonan di kantor imigrasi), WAGS secara proaktif mengirimkan pesan bahwa paspor baru saya sudah bisa diambil keesokan harinya.

Pengambilan

PasporPaspor

Tepat 5 hari kerja kemudian saya datang kembali ke Kantor Imigrasi Jakarta Selatan untuk mengambil paspor baru. Sampai di sana, saya langsung menuju ke lantai 2 kemudian menyerahkan Lembar Bukti Pengantar Pembayaran beserta bukti struk pembayaran dari ATM BNI kepada petugas yang akan melakukan scan barcode untuk mendapatkan nomor antrian pengambilan paspor. Kali ini saya sampai pukul 08.30 dan mendapatkan nomor antrian 6-036, urutan ke-36 untuk pengambilan paspor (kode 6), dan saat itu antrian yang sedang dilayani bernomor 6-019. Tepat pukul 09.00 nomor antrian saya dipanggil melalui pengeras suara. Saya hanya butuh menyerahkan Lembar Bukti Pengantar Pembayaran dan menunjukkan KTP kepada petugas di loket pengambilan. Setelah tanda tangan, saya mendapatkan paspor baru beserta paspor lama yang sudah digunting. Dan.. selesai.



More posts on the archive.

Any comments, I'm @_nmadjid on Twitter and Instagram.